Analisis Bedah Soal Snmptn 2012 Tpa Kemampuan Kebijaksanaan Budi Analitik (Analisis Kesimpulan Dan Pemecahan Masalah)
Untuk edisi posting blog menyebarkan dan mencar ilmu kali ini, Pak Anang akan mencoba mengulas analisis bedah soal SNMPTN pada kemampuan TPA (Tes Potensi Akademik) pada potongan kemampuan budi budi analitik atau analisis kesimpulan dan pemecahan masalah. Bagian ini yakni potongan yang tersulit dalam TPA, mengingat kompleksnya duduk masalah yang diberikan dan penyelesaian yang sangat mungkin bisa menyita waktu pengerjaan soal TPA.
Bagi kebanyakan penerima SNMPTN, tipe soal budi budi analitik atau analitis ini selalu dilewati dan dikerjakan pada waktu paling simpulan dalam SNMPTN hari pertama. Ya! Tipe soal budi budi analitik ini tergolong dalam soal yang tricky, atau penuh jebakan. Kemampuan budi budi logis yang baik sangat diperlukan dalam merampungkan soal ini.
Hmm, tapi bahwasanya ada satu trik dan tips yang bisa dilakukan pada tipe soal ibarat ini yang akan Pak Anang coba jelaskan baik di posting blog ini maupun pada file PDF yang bisa didownload pada tautan link di bawah.
Tipe soal budi budi analitik atau analisis kesimpulan dan pemecahan duduk masalah ini secara garis besar ada tiga jenis.
1. Urutan
Tipe soal wacana urutan ini ada dua jenis yaitu mengurutkan sebuah permasalahan berdasarkan kualitas maupun kuantitas.
Secara umum, penyelesaian soal tipe urutan kualitas ini yakni dengan membuat kemungkinan-kemungkinan dari soal dan mengatakan tanda >, <, atau = pada kualitas duduk masalah yang dibicarakan. Sementara untuk soal tipe urutan kuantitas terbilang cukup terang dalam melihat urutannya dengan menentukan dulu nilai pada tiap-tiap duduk masalah yang diberikan.
Contoh:
A lebih tinggi dari D
D tidak lebih tinggi dari C
C lebih rendah dari B
Sehingga penyelesaiannya yakni A>D, D<C dan C<B.
Maka kita bisa menyatukan ketiganya yaitu:
A>B
C>D
B>C
menjadi, A>B>C>D
Selesai.
Untuk tipe soal mengurutkan kuantitas bisa dibilang lebih mudah, sebab yakni kita harus menentukan dulu besar nilai dari masing-masing komponen duduk masalah yang diberikan pada soal. Lalu kita urutkan berdasarkan nilai-nilai tersebut.
Contoh:
Pada sebuah pertandingan sepakbola, empat tim A, B, C dan D bertemu sekali. Tiap menang sanggup nilai +3, seri +1 dan kalah 0.
Jika B seri dua kali, C menang sekali dan D selalu kalah, maka urutan tim dari nilai terbaik adalah:
Tim (M, S, K)
A (2, 1, 0). Poin A = 2(3)+1(1)+0(0) = 6+1+0 = 7
B (1, 2, 0). Poin B = 1(3)+2(1)+0(0) = 3+2+0 = 5
C (1, 1, 1). Poin C = 1(3)+1(1)+1(0) = 3+1+0 = 4
D (0, 0, 3). Poin D = 0(3)+0(1)+3(0) = 0+0+0 = 0
Jadi A>B>C>D.
Selesai.
2. Kombinatorik.
Untuk tipe soal kombinatorik sangat berkaitan dengan peluang dan frekuensi kemungkinan.
Tipe soal ini biasanya menyediakan duduk masalah berupa penyusunan jadwal, kemungkinan cara berpakaian, kemungkinan posisi duduk, dan kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa dikerjakan dengan membuat tabel penyelesaian. Lalu meletakkan masing-masing komponen soal pada tempat yang sesuai dengan yang disyaratkan soal.
3. Implikasi, kekerabatan antar syarat.
Tipe soal ini masih berkaitan dengan kombinatorik dan probabilitas, namun lebih terang penyelesaiannya menggunakan aturan implikasi. Persyaratan jikalau maka ini sangat terang terlihat pada soal.
Contoh:
Tiga orang datang ke kantin yang tersedia masakan bakso, soto dan bakmi.
Jika A makan bakso maka B makan mi.
B tidak makan bakso dan soto.
dst....
Cara menyelesaikannya secara praktis lihat dulu pada jawaban yang tidak mungkin. Coret! Dan pilihlah jawaban yang sesuai dengan syarat yang diberikan soal.
Distribusi topik soal TPA pada topik soal Penalaran Analitik (Analisis Kesimpulan dan Pemecahan Masalah) tiga tahun terakhir yaitu SNMPTN 2009, SNMPTN 2010, dan SNMPTN 2011 bisa dilihat pada tabel di bawah ini:
Untuk melihat bagaimana tipe soal dan pola soal SNMPTN yang pernah keluar silahkan download pada tautan berikut ini:
Analisis Bedah Soal SNMPTN 2012 TPA Kemampuan Penalaran Analitik (Analisis Kesimpulan dan Pemecahan Masalah)
Untuk melihat tampilannya file Analisis Bedah Soal SNMPTN 2012 TPA Kemampuan Penalaran Analitik (Analisis Kesimpulan dan Pemecahan Masalah) silahkan lihat pada frame di bawah:
Untuk pembahasan soal SNMPTN dan SMART SOLUTION SNMPTN yang lain silahkan dilihat di potongan kanan dari blog ini.... Blog ini juga menyediakan TRIK SUPERKILAT dan SMART SOLUTION untuk menghadapi SNMPTN. Makara selalu kunjungi untuk update terbarunya.
Bagi kebanyakan penerima SNMPTN, tipe soal budi budi analitik atau analitis ini selalu dilewati dan dikerjakan pada waktu paling simpulan dalam SNMPTN hari pertama. Ya! Tipe soal budi budi analitik ini tergolong dalam soal yang tricky, atau penuh jebakan. Kemampuan budi budi logis yang baik sangat diperlukan dalam merampungkan soal ini.
Hmm, tapi bahwasanya ada satu trik dan tips yang bisa dilakukan pada tipe soal ibarat ini yang akan Pak Anang coba jelaskan baik di posting blog ini maupun pada file PDF yang bisa didownload pada tautan link di bawah.
Tipe soal budi budi analitik atau analisis kesimpulan dan pemecahan duduk masalah ini secara garis besar ada tiga jenis.
1. Urutan
Tipe soal wacana urutan ini ada dua jenis yaitu mengurutkan sebuah permasalahan berdasarkan kualitas maupun kuantitas.
Secara umum, penyelesaian soal tipe urutan kualitas ini yakni dengan membuat kemungkinan-kemungkinan dari soal dan mengatakan tanda >, <, atau = pada kualitas duduk masalah yang dibicarakan. Sementara untuk soal tipe urutan kuantitas terbilang cukup terang dalam melihat urutannya dengan menentukan dulu nilai pada tiap-tiap duduk masalah yang diberikan.
Contoh:
A lebih tinggi dari D
D tidak lebih tinggi dari C
C lebih rendah dari B
Sehingga penyelesaiannya yakni A>D, D<C dan C<B.
Maka kita bisa menyatukan ketiganya yaitu:
A>B
C>D
B>C
menjadi, A>B>C>D
Selesai.
Untuk tipe soal mengurutkan kuantitas bisa dibilang lebih mudah, sebab yakni kita harus menentukan dulu besar nilai dari masing-masing komponen duduk masalah yang diberikan pada soal. Lalu kita urutkan berdasarkan nilai-nilai tersebut.
Contoh:
Pada sebuah pertandingan sepakbola, empat tim A, B, C dan D bertemu sekali. Tiap menang sanggup nilai +3, seri +1 dan kalah 0.
Jika B seri dua kali, C menang sekali dan D selalu kalah, maka urutan tim dari nilai terbaik adalah:
Tim (M, S, K)
A (2, 1, 0). Poin A = 2(3)+1(1)+0(0) = 6+1+0 = 7
B (1, 2, 0). Poin B = 1(3)+2(1)+0(0) = 3+2+0 = 5
C (1, 1, 1). Poin C = 1(3)+1(1)+1(0) = 3+1+0 = 4
D (0, 0, 3). Poin D = 0(3)+0(1)+3(0) = 0+0+0 = 0
Jadi A>B>C>D.
Selesai.
2. Kombinatorik.
Untuk tipe soal kombinatorik sangat berkaitan dengan peluang dan frekuensi kemungkinan.
Tipe soal ini biasanya menyediakan duduk masalah berupa penyusunan jadwal, kemungkinan cara berpakaian, kemungkinan posisi duduk, dan kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa dikerjakan dengan membuat tabel penyelesaian. Lalu meletakkan masing-masing komponen soal pada tempat yang sesuai dengan yang disyaratkan soal.
3. Implikasi, kekerabatan antar syarat.
Tipe soal ini masih berkaitan dengan kombinatorik dan probabilitas, namun lebih terang penyelesaiannya menggunakan aturan implikasi. Persyaratan jikalau maka ini sangat terang terlihat pada soal.
Contoh:
Tiga orang datang ke kantin yang tersedia masakan bakso, soto dan bakmi.
Jika A makan bakso maka B makan mi.
B tidak makan bakso dan soto.
dst....
Cara menyelesaikannya secara praktis lihat dulu pada jawaban yang tidak mungkin. Coret! Dan pilihlah jawaban yang sesuai dengan syarat yang diberikan soal.
Distribusi topik soal TPA pada topik soal Penalaran Analitik (Analisis Kesimpulan dan Pemecahan Masalah) tiga tahun terakhir yaitu SNMPTN 2009, SNMPTN 2010, dan SNMPTN 2011 bisa dilihat pada tabel di bawah ini:
| Ruang Lingkup | Topik/Materi | SNMPTN 2009 | SNMPTN 2010 | SNMPTN 2011 | SNMPTN 2012 |
| Urutan Kualitas | Mengurutkan satu jenis masalah | 3 | | | |
| Mengurutkan lebih dari satu jenis masalah | | 4 | 3 | | |
| Urutan Kuantitas | Mengurutkan jumlah nilai pertandingan | | 3 | | |
| Letak lokasi suatu tempat berdasarkan jarak | | 3 | | | |
| Kombinatorik | Posisi duduk melingkar | 4 | | | |
| Menyusun kegiatan harian | | | 3 | | |
| Probabilitas dan frekuensi kemungkinan | | | 4 | | |
| Implikasi | Hubungan antar syarat, implikasi | 3 | | | |
| | JUMLAH SOAL | 10 | 10 | 10 | 10 |
Untuk melihat bagaimana tipe soal dan pola soal SNMPTN yang pernah keluar silahkan download pada tautan berikut ini:
Analisis Bedah Soal SNMPTN 2012 TPA Kemampuan Penalaran Analitik (Analisis Kesimpulan dan Pemecahan Masalah)
Untuk melihat tampilannya file Analisis Bedah Soal SNMPTN 2012 TPA Kemampuan Penalaran Analitik (Analisis Kesimpulan dan Pemecahan Masalah) silahkan lihat pada frame di bawah:
Untuk pembahasan soal SNMPTN dan SMART SOLUTION SNMPTN yang lain silahkan dilihat di potongan kanan dari blog ini.... Blog ini juga menyediakan TRIK SUPERKILAT dan SMART SOLUTION untuk menghadapi SNMPTN. Makara selalu kunjungi untuk update terbarunya.
Belum ada Komentar untuk "Analisis Bedah Soal Snmptn 2012 Tpa Kemampuan Kebijaksanaan Budi Analitik (Analisis Kesimpulan Dan Pemecahan Masalah)"
Posting Komentar